Server Infrastructure

Gatotkaca

Otot kawat, balung wesi ꦲꦺꦴꦠꦺꦴꦠ꧀ꦏꦮꦠ꧀ ꦧꦭꦸꦁꦮꦺꦱꦶ

All systems operational
Scroll

01 — Legenda ꦭꦼꦒꦼꦤ꧀ꦢ

Prajurit langit yang tak pernah menyentuh tanah

꧋ ꦒꦠꦺꦴꦠ꧀ꦏꦕ ꦱꦠꦿꦶꦪꦭꦔꦶꦠ꧀ ꧈
ꦲꦺꦴꦠꦺꦴꦠ꧀ꦏꦮꦠ꧀ ꦧꦭꦸꦁꦮꦺꦱꦶ ꧈
ꦠꦤ꧀ꦥꦠꦺꦴꦤ꧀ ꦲꦶꦁꦥꦿꦠꦶꦮꦶ ꧋

Putra Bima (Werkudara) dan Arimbi, putri raksasa dari Pringgondani. Lahir dari rahim raksasi namun berjiwa ksatria — Gatotkaca menjelma menjadi prajurit terkuat Pandawa.

Lahir & Kawah Candradimuka

Bayi Gatotkaca dilempar ke kawah Candradimuka oleh para dewa untuk menguji kekuatannya. Bukan terbakar — ia justru keluar dengan tubuh otot kawat, balung wesi: berurat kawat, bertulang besi.

Senjata & Pusaka

Brajamusti — tinju kiri yang menghancurkan. Brajawidya — tinju kanan yang memecahkan. Antrakusuma — jubah sakti yang membuatnya terbang melintasi angkasa tanpa sayap.

Raja Pringgondani

Gatotkaca diangkat menjadi raja kerajaan raksasa Pringgondani, menggantikan kakeknya. Meskipun berdarah raksasa, ia memilih jalan ksatria dan setia kepada Pandawa lima.

Gugur di Bharatayuda

Dalam perang besar Bharatayuda, Gatotkaca bertempur gagah di angkasa. Ia gugur oleh senjata Konta milik Adipati Karna — namun jasadnya tak pernah menyentuh tanah, melainkan jatuh ke pangkuan Karna sendiri. Kematian seorang ksatria sejati.

Server ini mengambil namanya: kokoh, selalu menyala, tak pernah turun.

02 — Server ꦱꦼꦂꦮꦼꦂ

Spesifikasi & Resources

Dibangun di atas Ubuntu Server dengan kernel 7.0, server gatotkaca dirancang untuk menjalankan workload production 24/7. Storage tersebar di dua media untuk performa dan kapasitas optimal.

128GB
NVMe SSD
150GB
HDD Data
7.2GB
Memory
24/7
Uptime

03 — Stack ꦠꦺꦏ꧀ꦤꦺꦴꦭꦺꦴꦒꦶ

Teknologi & Infrastruktur

Setiap layer dipilih untuk keandalan dan efisiensi — dari sistem operasi hingga edge network.

Linux

Ubuntu Server 26.04

Nginx

Web & Reverse Proxy

Docker

Container Runtime

Cloudflare

Tunnel & CDN Edge

ext4

Filesystem

systemd

Service Manager

04 — Arsitektur ꦲꦂꦱꦶꦠꦼꦏ꧀ꦠꦸꦂ

Bagaimana Server Bekerja

Request masuk via Cloudflare

Traffic dari internet melewati Cloudflare edge, dienkripsi via tunnel langsung ke server tanpa expose port publik.

Nginx menerima & routing

Nginx sebagai reverse proxy menerima request dari tunnel, melakukan routing ke service yang tepat berdasarkan domain/path.

Docker menjalankan workload

Aplikasi berjalan dalam container Docker yang terisolasi. Data disimpan di HDD 150GB, sistem di NVMe 128GB.

Response kembali ke user

Response dikembalikan melalui jalur yang sama — terenkripsi, cepat, tanpa middleman.